Kepemimpinan Humanis Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Terlihat Saat Menyapa Anak Yatim Nagari Lumpo

 


PESISIR SELATAN
 | Kehadiran Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., di Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (16/1), menjadi potret sederhana bagaimana kepemimpinan kepolisian dibangun dari kedekatan batin dengan masyarakat. Tidak ada jarak, tidak pula sekat formalitas yang kaku, semuanya mengalir dalam suasana religius dan kekeluargaan.

Bersama Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, S.I.K., M.H., Kapolda Sumbar memulai kegiatan dengan menunaikan Salat Jumat berjamaah di Masjid Raya Pahlawan, Kampung Bukik Siayah. Masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan warga itu siang hari berubah menjadi ruang perjumpaan antara negara dan masyarakat dalam balutan nilai-nilai spiritual.

Usai Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian bersama. Dalam suasana khidmat tersebut, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta tampak menyatu dengan jamaah, duduk bersisian, mendengarkan tausiah, dan menyerap denyut kehidupan warga Lumpo tanpa jarak hierarkis.

Momentum tersebut kemudian berlanjut pada kegiatan sosial yang menjadi inti kunjungan, yakni penyerahan santunan kepada 75 anak yatim di Nagari Lumpo. Santunan diberikan secara langsung, satu per satu, dengan sapaan hangat yang memancarkan empati dan perhatian tulus.

Bagi anak-anak yatim tersebut, kehadiran Kapolda dan Kapolres bukan sekadar membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan rasa dihargai dan diperhatikan. Tatapan mata, senyum, serta sentuhan ringan yang menyertai penyerahan santunan menjadi bahasa kemanusiaan yang tak tergantikan.

Selain santunan kepada anak yatim, rombongan Polda Sumbar dan Polres Pesisir Selatan juga menyalurkan bingkisan sembako kepada para jamaah. Bantuan ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga dalam peran sosial dan kemanusiaan, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Rangkaian acara ditutup dengan makan siang bersama serta dialog santai antara Kapolda Sumbar, Kapolres Pesisir Selatan, dan para tokoh masyarakat. Dalam dialog tersebut, dibahas berbagai dinamika sosial serta harapan masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga secara kondusif.

Suasana hangat dan penuh keakraban yang tercipta menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat tumbuh dari kehadiran yang tulus dan konsisten. Polri tidak berdiri di atas masyarakat, melainkan berjalan bersama mereka.

Kegiatan di Nagari Lumpo ini meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi anak-anak yatim dan warga setempat, tetapi juga sebagai refleksi bahwa wajah Polri yang humanis adalah fondasi penting dalam membangun keamanan yang berkelanjutan.


Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.


TIM RMO

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak